(____”)
23 Feb 2011 1 Comment
23 Februari 2011 jam 11 siang di halaman GSP. Di tengah hiruk pikuk wisudawan, wisudawati, dan para pengantarnya yang lagi berdesak2an keluar dari ruangan wisuda. Sayup2 terdengar suara petugas informasi meneriakkan nama wisudawan-wisudawati yang dicari karena terpisah dari orang tuanya.
“Diberitahukan kepada sdri. Amira (bukan nama sebenarnya) dari Fakultas Hukum untuk segera menuju ke bagian informasi karena ditunggu oleh ayahnya. Sekali lagi kepada sdri. Amira diharap segera menuju bagian informasi karena ditunggu oleh ayahnya. Terima kasih..”
“Pemberitahuan selanjutnya kepada sdri. Zahira (bukan nama sebenarnya) dari Fakultas Ekonomi diharap segera menemui orang tuanya di bagian informasi. Terima kasih..”
Petugas informasi masih terus membacakan nama-nama anak yang terpisah dari orang tuanya. Hingga akhirnya hari semakin siang, nampaknya petugas sudah lelah memanggil-manggil nama wisudawan-wisudawati, tiba-tiba suara yang terdengar di pengeras suara berganti jadi suara bapak-bapak. Nampaknya sekarang setiap orang tua yang ingin mencari anaknya boleh berbicara sendiri di microphone dari bagian informasi.
“Mawar (bukan nama sebenarnya) dari Fakultas Hukum tolong segera menemui bapak di kantor sebelah timur GSP. Di kantornya ya. Sekali lagi di kantor sebelah timur GSP!” kata si bapak dengan berapi-api.
Menyusul si bapak, ada lagi beberapa orang tua yang berbicara melalui pengeras suara untuk mencari anaknya. Kami yang sedang berdesak-desakan tertawa-tawa kecil mendengarnya. Sampai akhirnya ada yang membuat kami tertawa keras, seorang bapak dengan terlalu berapi-api berteriak,
“MELATII (bukan nama sebenarnya) TOLONG HP NYA DINYALAKAN YA. HALLLLOOOOOO MELATIIIIIIII…. TOLONG HP NYA DINYALAKAANNN!!”
……………………………..
(____”)

Recent Comments